Jafar Hidayatullah dan Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu menghadapi tantangan berat sebagai andalan Indonesia di nomor ganda campuran dalam ajang Malaysia Open 2026.

Sebagai pasangan ganda campuran terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini, Jafar/Felisha sangat diharapkan mampu melangkah lebih jauh dalam turnamen BWF Super 1000 tersebut. Namun, harapan itu tidak akan mudah terwujud mengingat hasil undian yang telah dirilis pada hari Selasa (30/12/2025) kemarin.

Pasangan peringkat ke-10 dunia ini akan menghadapi lawan tangguh, yaitu wakil tuan rumah Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei. Menurut pelatih asal Indonesia, Nova Widianto, pasangan ini menjadi batu sandungan yang sulit dilalui oleh Jafar/Felisha dalam beberapa turnamen yang diikuti.

Tidak heran jika Chen/Toh menjadi musuh terberat bagi Jafar/Felisha sepanjang tahun 2025. Mereka berhasil membangun reputasi sebagai pasangan yang sulit dikalahkan oleh Jafar/Felisha. Rekor pertemuan antara keduanya mencerminkan dominasi Chen/Toh dengan rekor kemenangan 6-0 dalam enam pertandingan yang telah terjadi.

Perjumpaan pertama antara Jafar/Felisha dan Chen/Toh terjadi pada babak 16 besar Indonesia Masters 2025 di awal tahun. Meskipun Jafar/Felisha menunjukkan perkembangan pesat di panggung dunia, mereka belum pernah berhasil mengalahkan Chen/Toh.

Pertemuan terbaru terjadi pada babak penyisihan Grup BWF World Tour Finals 2025, di mana Jafar/Felisha kalah dari Chen/Toh. Dominasi yang kokoh dari pasangan Malaysia ini memberikan angin segar menghadapi pertemuan ketujuhnya di Malaysia Open 2026 mendatang.

Salah satu media Malaysia, NewStraitsTimes (NST), melalui artikelnya menyebut bahwa Chen/Toh masih memiliki keunggulan untuk melaju dan mengalahkan Jafar/Felisha lagi. Keunggulan head-to-head yang telak 6-0 memberikan keuntungan psikologis bagi Chen/Toh, terlebih mereka akan bermain di kandang sendiri.

"Menurut performa saat ini, pertandingan ini terlihat menantang, tetapi Malaysia memiliki keunggulan psikologis," tulis NST.

"Mereka memiliki rekor kemenangan secara head-to-head 6-0 atas pasangan Indonesia ranking ke-10 dunia itu."

"Statistik yang menunjukkan keuntungan jika Chen/Toh dapat dengan cepat menemukan ritme permainan di kandang sendiri."

Meskipun demikian, NST tetap menilai bahwa Jafar/Felisha masih menjadi lawan yang mampu menghadirkan tantangan kepada Chen/Toh. Terlebih lagi, pertemuan ini akan terjadi di babak pertama.

Kemenangan menjadi harga mati dan modal penting bagi Chen/Toh untuk menapaki persaingan yang lebih berat di panggung dunia.

"Juara dunia Chen/Toh harus mengerahkan kemampuan terbaik mereka sejak awal setelah mendapatkan undian yang sulit di kompetisi ganda campuran Malaysia Open 2026," tulis NST.

"Pasangan peringkat keempat dunia itu memulai perjalanan mereka di Axiata Arena melawan Jafar/Felisha sebuah rintangan pertama yang menantang untuk pertandingan pembuka musim."