Perkembangan Minggu Ini: ITB Dikriminalisasi dan Pembatalan Mandat Gibran

, Jakarta - Bervariasi peristiwa nasional menghiasi laporan akhir pekan ini yang meliputi aspek politik, kesehatan, dan juga pendidikan. Peristiwa penting termasuk penahanan seorang mahasiswa ITB, diskusi tentang pemakzulan Gibran oleh Forum Purnawirawan TNI, pemilihan Paus baru, sampai dengan pengembangan vaksin Tuberkulosis (TB) yang dilakukan oleh Bill Gates.

Berikut ini adalah empat kejadian penting yang terjadi dalam seminggu terakhir:

1. Pelajar yang Mengunggah Gambar Cabut Hati Prabowo-Jokowi Dicaptur Kepolisian

Kepolisian Resor Kejahatan Pusat telah menahan wanita bernama depan awal SSS atas tuduhan memposting meme yang menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto dan eks-presiden Joko Widodo diklaim tengah mencium satu sama lain.

"Betul sekali bahwa wanita bernama awal SSS sudah diamankan dan diadili," ujar Kepala Bagian Publikasi Umum Divisi Hubungan Masyarakat Markas Besar kepolisian Republik Indonesia Komisaris Besar Erdi A. Chaniago ketika dimintai keterangan pada hari Jumat, tanggal 9 Mei 2025.

Kabar penahanan perempuan itu mulanya dicuit oleh akun X @MurtadhaOne1 pada Rabu, 7 Mei 2025. Akun itu menyebut perempuan itu mahasiswa ITB. Kabar penahanan pembuat meme Prabowo-Jokowi menggunakan artificial intelligence (AI) yang sempat viral di media sosial itu lantas jadi perbincangan di media sosial.

2. Ahli Politik Menilai Pembicaraan tentang Pen impeachment terhadap Gibran Reda Pasca Rapat antara Prabowo-Try Sutrisno

Kepala Bidang Komunikasi Politik dari KedaiKOPI, Hendri Satrio, mengatakan bahwa pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan mantan Wakil Presiden Try Sutrisno dapat membantu mendinginkan situasi terkait isu pemakzulan yang menimpa Gibran untuk sementara waktu.

"Rapat ini dapat menenangkan secara sementara masalah impeachment terhadap wakil presiden. Presiden telah mendengarkan aspirasi tersebut secara langsung, serta dengan partisipasi figur penting seperti Try Sutrisno, isu ini tak perlu lagi beredar tanpa kendali di ranah publik," ungkap lelaki yang biasa dipanggil Hensa pada pernyataan tertulisnya, Kamis, 8 Mei 2025.

Hensa menjelaskan bahwa pemerintah sudah memperlihatkan niat baik dan mantan prajurit pun telah memiliki kesempatan untuk menyuarakan pendapat mereka. "Kini, giliran DPR yang harus merespons secara resmi serta memberi tempat kepada mantan anggota TNI AD bila dibutuhkan," ungkap Hensa.

3. Robert Francis Preveill menjadi Paus yang Dipilih

Umumnya umat Katolik di seluruh planet bumi kini telah mendapatkan kepala baru yakni seorang Kardinal yang bernama Robert Francis Prevost asal Amerika Serikat. Dia dipercaya untuk mengemban tugas sebagai Paus nomor 267 dan akan bertindak sebagai ketua bagi gereja Katolik global. Dengan memilih nama spiritual Leo XIV, ia juga meraih prestasi unik dengan menjadi tokoh rohani AS pertama dalam jabatan tersebut serta orang kedua dari wilayah Amerika selepas sosok Paus Fransiskus.

Paus Leo XIV Pada saat ini berumur 69 tahun, orang tersebut berasal dari Chicago, Illinois. Kardinal Robert Francis Prevost telah mengumpulkan banyak pengalaman sebagai seorang imam di seluruh dunia. Karirnya mayoritas dia habiskan ketika bertugas sebagai misionaris di Amerika Selatan serta menjabat sebagai Uskup Agung di Peru. Terakhir, beliau terlibat aktif dalam kepemimpinan kantor penting Vatikan yang berperanan dalam penunjukan para uskup. Dipercaya bahwa pemilihan dirinya untuk menjadi Paus akan membawa kelanjutan dari proses perubahan yang dimulai oleh Paus Fransiskus setelah kematiannya tanggal 21 April 2025.

4. Bill Gates Melakukan Tes Vaksin TBC di Indonesia

Presiden Prabowo Subianto menyebut bahwa pendiri Microsoft Bill Gates berencana menggunakan Indonesia sebagai lokasi pengujian untuk vaksin tuberculosis (TB) buatan mereka.

Ucapan tersebut diberikan Prabowo ketika sedang menerima Bill Gates dan belasan konglomerat Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, 7 Mei 2025. “Beliau sedang kembangkan vaksin TBC, untuk dunia, Indonesia akan jadi salah satu tempat yang akan diuji coba," kata Prabowo.

Prabowo menyampaikan bahwa pengembangan vaksin tersebut merupakan hal yang baik lantaran Tuberkulosis masih menelan sekitar 100.000 nyawa tiap tahunnya. Karenanya, Prabowo merespon dengan antusiasme tinggi janji Bill Gates mendukung Indonesia dalam aspek pemberian vaksin. Tambahan lagi dari proyeksi Bill Gates adalah dikembangkannya juga vaksin penyakit Malaria.

E ka Yudha Saputra , Hammam Izzuddin menyumbang pada pembuatan artikel ini