Realisasi Anggaran 2025 Pamekasan Capai 65,94 Persen

Realisasi Anggaran 2025 Pamekasan Capai 65,94 Persen

Realisasi Anggaran APBD 2025 Kabupaten Pamekasan

Realisasi belanja APBD 2025 Kabupaten Pamekasan mencapai 65,94 persen menjelang akhir tahun. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa dari pagu anggaran sebesar Rp 2.243,44 miliar, sebanyak Rp 1.479,27 miliar telah digunakan. Sementara itu, pendapatan daerah mencapai Rp 2.103,09 miliar atau 82,29 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp 1.730,64 miliar.

Berikut adalah rincian realisasi APBD 2025 Kabupaten Pamekasan:

Pendapatan Daerah

  • PAD (Pendapatan Asli Daerah): Rp 350,37 miliar dari target Rp 298,19 miliar, dengan persentase realisasi 85,11 persen.
  • Pajak Daerah: Rp 99,41 miliar dari target Rp 93,61 miliar, dengan persentase realisasi 94,17 persen.
  • Retribusi Daerah: Rp 29,83 miliar dari target Rp 191,28 miliar, dengan persentase realisasi 641,22 persen.
  • Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan: Rp 0,00 miliar dari target Rp 2,34 miliar, dengan persentase realisasi 0 persen.
  • Lain-Lain PAD yang Sah: Rp 221,12 miliar dari target Rp 10,95 miliar, dengan persentase realisasi 4,95 persen.

TKDD (Transfer Ke Daerah dan Dana Desa)

  • Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat: Rp 1.651,52 miliar dari target Rp 1.353,06 miliar, dengan persentase realisasi 81,93 persen.
  • Pendapatan Lainnya: Rp 101,21 miliar dari target Rp 79,39 miliar, dengan persentase realisasi 78,44 persen.
  • Pendapatan Transfer Antar Daerah: Rp 101,21 miliar dari target Rp 79,39 miliar, dengan persentase realisasi 78,44 persen.

Belanja Daerah

  • Belanja Pegawai: Rp 903,09 miliar dari target Rp 685,84 miliar, dengan persentase realisasi 75,94 persen.
  • Belanja Barang dan Jasa: Rp 733,98 miliar dari target Rp 403,80 miliar, dengan persentase realisasi 55,02 persen.
  • Belanja Modal: Rp 160,32 miliar dari target Rp 72,11 miliar, dengan persentase realisasi 44,98 persen.
  • Belanja Lainnya: Rp 446,06 miliar dari target Rp 317,53 miliar, dengan persentase realisasi 71,19 persen.
  • Belanja Bagi Hasil: Rp 10,87 miliar dari target Rp 2,70 miliar, dengan persentase realisasi 24,83 persen.
  • Belanja Bantuan Keuangan: Rp 295,79 miliar dari target Rp 263,74 miliar, dengan persentase realisasi 89,17 persen.
  • Belanja Hibah: Rp 118,54 miliar dari target Rp 40,83 miliar, dengan persentase realisasi 34,45 persen.
  • Belanja Bantuan Sosial: Rp 7,55 miliar dari target Rp 4,58 miliar, dengan persentase realisasi 60,70 persen.
  • Belanja Tidak Terduga: Rp 13,30 miliar dari target Rp 5,67 miliar, dengan persentase realisasi 42,62 persen.

Pembiayaan Daerah

  • Penerimaan Pembiayaan Daerah: Rp 159,84 miliar dari target Rp 35,99 miliar, dengan persentase realisasi 22,52 persen.
  • Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun Sebelumnya: Rp 159,84 miliar dari target Rp 35,99 miliar, dengan persentase realisasi 22,52 persen.
  • Pengeluaran Pembiayaan Daerah: Rp 19,50 miliar dari target Rp 0,00 miliar, dengan persentase realisasi 0 persen.
  • Pembayaran Cicilan Pokok Utang yang Jatuh Tempo: Rp 19,50 miliar dari target Rp 17,69 miliar, dengan persentase realisasi 90,73 persen.
  • Pembayaran Pokok Utang: Rp 0,00 miliar dari target Rp 17,69 miliar, dengan persentase realisasi 0 persen.