, JAKARTA — Pemimpin atau paus baru bagi Gereja Katolik di seluruh dunia telah dipilih usai Paus Fransiskus meninggal beberapa saat yang lalu.
Itu diketahui melalui asap putih yang melayang-layang dari cerobong asap di atap Kapel Sistina, Vatikan pada hari Kamis tanggal 8 Mei 2025 sekitar pukul 18:08 waktu lokal atau jam 23:08 Waktu Indonesia Bagian Timur.
Di samping itu, lonceng Gereja di tengah Vatikan juga diketuk untuk menandai pemilihan Paus ke-267 tersebut.
Berdasarkan acara yang disiarkankan secara langsung melalui saluran YouTube-nya Vatican News , tanda tersebut diterima dengan hangat oleh jemaah Katolik yang sudah lama menunggu hasil pemilu tersebut di area depan Basilika St. Peter, Vatikan.
Belum jelas mengenai identitas kardinal pilihan dalam konklaf itu. Akan tetapi, biasanya, pemimpin baru ini akan dengan cepat disampaikan ke masyarakat secara luas lewat area depan Basilika St. Peter.
Sebagaimana dikenal, para kardinal Gereja Katolik Roma sudah bertemu di Kapel Sistina, Vatikan mulai Kamis (8/5/2025) guna menjalani konklav demi terpilihnya pengganti paus yang baru. Meski demikian, voting pertama mereka tidak mencapai hasil apa pun pada sesi awal tersebut.
Hasil itu telah diprediksi sejak awal karena tak pernah ada paus yang berhasil terpilih di putaran voting pertama.
Kegiatan konklaf masih berlangsung hari ini, Kamis (8/5/2025), dan telah memunculkan pilihan baru untuk menjadi Paus. Proses ini mirip dengan kegiatan sebelumnya di mana kesepakatan dicapai pada hari kedua melalui empat kali voting.
Social Plugin