Djoko Riyanto, Suami Wali Kota Semarang Meninggal, Ucapan Duka dari Sahabat Dekat


jateng.
SEMARANG - Suami dari Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, V. Djoko Riyanto meninggal dunia pada hari Minggu (9/11) pagi. Almarhum menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Telogorejo, Kota Semarang sekitar pukul 05.30.

Kabar duka ini menyelimuti keluarga besar Pemerintah Kota Semarang dan kalangan DPRD setempat. Djoko dikenal sebagai sosok politisi yang berdedikasi dan rendah hati. Ia telah empat kali terpilih sebagai anggota DPRD Kota Semarang sejak 2009 hingga periode berjalan 2024–2029.

Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang, Anang Budi Utomo, yang juga sahabat dekat almarhum menyampaikan rasa duka mendalam.

“Tentu kami merasa kehilangan karena Pak Djoko teman di dewan sudah sejak lama. Kemudian beliau sekarang jadi Ketua Dekranasda Kota Semarang, mendampingi Bu Wali Kota,” ujar Anang kepada , Minggu (9/11).

Anang mengenang Djoko sebagai figur yang konsisten memperjuangkan kepentingan masyarakat, baik ketika bertugas di Komisi D bidang kesejahteraan rakyat maupun di Komisi C yang membidangi infrastruktur.

“Beliau sangat konsen, sangat perhatian, dan tekun. Komitmen beliau dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat patut dicontoh,” tuturnya.

Djoko Riyanto lahir di Klaten pada 5 April 1969. Dia dikenal sebagai kader PDI Perjuangan yang memimpin PAC Banyumanik sejak 2019.

Djoko menempuh pendidikan di SMA Negeri 9 Semarang (1985–1988) dan melanjutkan studi di Universitas Islam Sultan Agung Semarang (1994–1998).

Rumah duka beralamat di Jalan Watu Kaji Raya No.100, Gedawang, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang (Cafe Warga Lokal). Misa akan digelar pukul 15.00 WIB, dan pemakaman akan dilaksanakan pukul 16.30 WIB di TPU Demangan Srondol Wetan, Banyumanik, Kota Semarang.

Almarhum meninggalkan seorang istri, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, serta tiga anak, yaitu:

  • Yohana Citra Mahardika yang juga Ketua KNPI Kota Semarang
  • Nicolaus Tzar Dewa Nugraha
  • Alexander Riandro Satria Wicaksono

Berikut adalah beberapa informasi penting terkait acara duka:

  • Waktu dan lokasi:
  • Misa: Pukul 15.00 WIB
  • Pemakaman: Pukul 16.30 WIB
  • Lokasi: TPU Demangan Srondol Wetan, Banyumanik, Kota Semarang

  • Alamat rumah duka:

  • Jalan Watu Kaji Raya No.100, Gedawang, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang (Cafe Warga Lokal)

Djoko Riyanto dikenang sebagai tokoh yang memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya. Ia tidak hanya aktif dalam dunia politik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata untuk kesejahteraan masyarakat Semarang.

Seluruh masyarakat dan rekan kerja mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum. Duka ini menjadi momen untuk mengenang perjuangan dan pengabdian yang telah ia berikan selama hidupnya.