
Pengamanan Aksi Unjuk Rasa di Jakarta Pusat
Polres Metro Jakarta Pusat menurunkan lebih dari seribu personel untuk mengamankan dua aksi unjuk rasa yang digelar di wilayah hukumnya, Selasa (11/11/2025). Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Ruslan Basuki, menyatakan bahwa total personel pengamanan mencapai 1.127 orang. “Kuat pengamanan wilayah Jakarta Pusat sebanyak 1.127 personel,” ujar Ruslan berdasarkan informasi yang diterima.
Aksi pertama dimulai sejak pukul 08.00 WIB oleh Persatuan Sopir Mikrolet 02 Trayek Kampung Melayu–Pulogadung bersama beberapa elemen massa lainnya. Kegiatan ini dipusatkan di Pos Polisi Merdeka Barat, Gambir. Sebelum aksi dimulai, petugas kepolisian melaksanakan Tactical Wall Game (TWG) dan apel pengamanan di lokasi.
Sementara itu, aksi kedua digelar pukul 11.00 WIB oleh Dewan Pimpinan Pusat Serikat Mahasiswa Hukum Indonesia (DPP SERMAHI) di depan Gedung Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Jalan Jenderal Sudirman.
Maka dari itu, masyarakat diimbau agar menghindari ruas jalan yang menjadi lokasi aksi.
Daftar Tuntutan Demo Ojol di Monas
Demo Ojol di Monas menjadi perhatian utama masyarakat karena beberapa tuntutan yang diajukan oleh para pengemudi ojek online. Salah satu tuntutan utama adalah penolakan terhadap pemotongan komisi sebesar 10 persen. Para driver juga menolak untuk menjadi pekerja tetap, tetapi ingin tetap menjadi mitra. Hal ini menunjukkan bahwa mereka ingin memiliki kemandirian dalam menjalani usaha mereka.
Selain itu, momen demo ojol juga menunjukkan bahwa para driver aktif dan tidak bodong. Banyak dari mereka yang menunjukkan akun resmi mereka saat berdemo, sehingga memperkuat argumen bahwa mereka adalah pengemudi yang sah dan profesional.
Berbagai Aksi Unjuk Rasa yang Terjadi
Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh berbagai kelompok masyarakat menunjukkan adanya ketidakpuasan terhadap beberapa kebijakan atau situasi tertentu. Dalam hal ini, aksi yang dilakukan oleh Persatuan Sopir Mikrolet 02 dan DPP SERMAHI merupakan contoh nyata dari upaya masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya secara damai.
Beberapa hal yang menjadi fokus dalam aksi ini antara lain:
- Penolakan terhadap kebijakan yang dianggap merugikan para pengemudi ojek online
- Tuntutan agar pihak terkait lebih memperhatikan kondisi kerja dan perlindungan bagi para driver
- Permintaan agar ada dialog yang lebih terbuka antara pemerintah dan masyarakat
Peran Petugas Keamanan
Petugas kepolisian memainkan peran penting dalam mengamankan aksi unjuk rasa agar berjalan dengan lancar dan aman. Selain melakukan pengamanan fisik, mereka juga bertugas untuk memastikan bahwa semua pihak mematuhi aturan yang berlaku serta menjaga ketertiban umum.
Sebelum aksi dimulai, petugas melaksanakan beberapa langkah persiapan seperti Tactical Wall Game (TWG) dan apel pengamanan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua personel siap dan siaga dalam menghadapi segala kemungkinan yang bisa terjadi selama aksi berlangsung.
Imbauan kepada Masyarakat
Dalam rangka menghindari gangguan lalu lintas dan memastikan keselamatan warga, masyarakat diimbau untuk menghindari ruas jalan yang menjadi lokasi aksi. Hal ini sangat penting agar tidak terjadi kepadatan lalu lintas yang dapat membahayakan keselamatan para pengguna jalan.
Social Plugin