Wisatawan Sulteng Naik 44 Persen, Hotel Kian Penuh

Wisatawan Sulteng Naik 44 Persen, Hotel Kian Penuh

Peningkatan Wisatawan dan Tingkat Hunian Hotel di Sulawesi Tengah

Pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) ke Provinsi Sulawesi Tengah menunjukkan peningkatan yang signifikan pada bulan September 2025. Data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah menunjukkan bahwa jumlah perjalanan wisnus yang berasal dari Sulteng mencapai 887,10 ribu perjalanan. Angka ini meningkat sebesar 44,75 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu 2024.

Selain itu, jumlah perjalanan wisnus yang menuju Sulawesi Tengah juga mengalami kenaikan yang cukup besar. Secara keseluruhan, tercatat sebanyak 895,19 ribu perjalanan wisnus yang tujuannya adalah provinsi tersebut. Kenaikan ini mencapai 49,85 persen secara year on year. Data ini diambil dari website resmi BPS Sulawesi Tengah dalam rilisan resminya pada Senin (3/11/2025).

Peningkatan jumlah wisatawan tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata, tetapi juga memengaruhi tingkat hunian hotel di wilayah tersebut. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel Bintang pada bulan September 2025 mencapai 49,32 persen. Angka ini meningkat sebesar 2,63 poin persentase dibandingkan dengan Agustus 2025.

Jumlah tamu yang menginap di hotel berbintang di Sulawesi Tengah pada bulan September 2025 mencapai 22.944 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 22.842 orang merupakan tamu domestik, sedangkan 102 orang merupakan tamu mancanegara. Hal ini menunjukkan bahwa minat wisatawan lokal terhadap Sulawesi Tengah semakin meningkat.

Meskipun tingkat hunian hotel meningkat, rata-rata lama tamu menginap (RLTM) justru mengalami penurunan. RLTM pada bulan September 2025 turun menjadi 1,52 hari, atau mengalami penurunan sebesar 0,03 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Penurunan ini mungkin disebabkan oleh beberapa faktor, seperti perubahan pola kunjungan atau penginapan yang lebih singkat oleh para wisatawan.

Peningkatan perjalanan wisata dan tingkat hunian hotel ini menjadi indikasi positif bagi kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Sulawesi Tengah menjelang akhir tahun. Pertumbuhan ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan lebih lanjut di bidang pariwisata, termasuk pembangunan infrastruktur, peningkatan fasilitas, dan promosi destinasi wisata baru.

Berikut beberapa faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan ini:

  • Keindahan alam dan budaya: Sulawesi Tengah memiliki banyak destinasi wisata alam dan budaya yang menarik minat wisatawan.
  • Pengembangan infrastruktur: Pemerintah setempat telah melakukan investasi dalam pembangunan jalan, bandara, dan fasilitas umum lainnya.
  • Promosi wisata: Berbagai program promosi dan event wisata dilakukan untuk menarik lebih banyak wisatawan.

Dengan adanya tren positif ini, diharapkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Sulawesi Tengah akan terus berkembang dan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah.