
JAKARTA,
Pada musim hujan, risiko tanah longsor di berbagai wilayah Indonesia meningkat. Menurut peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), puncak musim hujan periode ini akan lebih panjang dari biasanya. "Biasanya puncak musim hujan terjadi pada Desember-Januari atau Januari-Februari, namun saat ini mulai November hingga Februari, yaitu November 2025 hingga Februari 2026, dengan pola umum pergerakan dari arah barat ke timur," kata Dwikorita dalam konferensi pers BMKG, Sabtu (1/11/2025).
Dengan perkiraan puncak musim hujan yang lebih panjang tersebut, Dwikorita mengimbau masyarakat Indonesia agar siaga terhadap potensi bencana, salah satunya longsor. "Tidak hanya waspada, tapi fase ini sudah masuk dalam status siaga. Karena potensi curah hujan tinggi atau ekstrem dan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor semakin meningkat," ujarnya.
Mengingat imbauan tersebut, penting bagi masyarakat untuk mengetahui langkah-langkah tepat dalam menyelamatkan diri saat bencana terjadi. Berikut ini adalah cara-cara yang dapat dilakukan jika terjadi longsor, seperti informasi dari BPBD Bogor:
Evakuasi
Jangan pernah menyepelekan imbauan evakuasi dini yang dikeluarkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Banyak orang menunda evakuasi hingga situasi terlalu berbahaya. Alih-alih menunda, lebih baik melakukan evakuasi sejak dini untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan.
Saat proses evakuasi, disarankan membawa perlengkapan penting seperti obat-obatan, air minum, dan makanan darurat. Selain itu, pastikan juga memberi peringatan pada orang di sekitar Anda dan membawa hewan peliharaan agar ikut dievakuasi dengan aman.
Menyingkir ke Tempat Aman
Jika Anda sedang berada di luar ruangan dan tidak ada tempat berlindung, segeralah berpindah ke lokasi yang lebih aman. Tetaplah waspada saat melangkah dan perhatikan arah pergerakan material longsor. Namun, langkah ini hanya disarankan bila longsor bersifat ringan dan bergerak lambat.
Waspada saat Banjir Mengiringi Longsor
Longsor sering terjadi bersamaan dengan banjir. Jika Anda harus segera meninggalkan lokasi berisiko sambil berkendara, berhati-hatilah terhadap jalanan yang tergenang, jembatan rusak, atau permukaan jalan yang terputus. Selain itu, sebaiknya Anda tidak melawan arus banjir karena hal tersebut sangat berbahaya.
Menggulung seperti Trenggiling
Dalam situasi terburuk ketika Anda terjebak di area longsor dan sulit melarikan diri, segera lindungi tubuh dengan posisi menggulung. Tekuk bahu ke arah bawah dan tempelkan dahi ke lutut yang tertekuk. Posisi ini membantu melindungi kepala dan bagian tubuh vital Anda.
Itulah empat cara menyelamatkan diri saat terjadinya longsor. Dengan langkah-langkah di atas, diharapkan masyarakat bisa lebih aman saat menghadapi longsor yang rawan terjadi ketika musim hujan tiba.
Social Plugin