Uang Rp4,6 Miliar Terbakar di Kabin Daihatsu Gran Max, Api Muncul dari Bawah Jok

Kebakaran Hebat Menimpa Mobil Pengangkut Uang BNI


Sebuah kejadian tak terduga terjadi di wilayah Desa Palippis, Balanipa, Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Daihatsu Gran Max yang digunakan untuk mengangkut uang sebesar Rp 4,6 miliar milik Bank Negara Indonesia (BNI) tiba-tiba terbakar. Api muncul dari bawah jok depan, yang merupakan area mesin mobil tersebut.

Peristiwa ini terjadi saat mobil logistik sedang dalam perjalanan menuju Majene untuk mengisi Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Sopir Gran Max, Surya (31), yang merupakan karyawan PT Swadaya Sarana Informatika (SSI), menceritakan bagaimana api tiba-tiba muncul dari bagian mesin dan membakar seluruh isi mobil.

"Api tiba-tiba muncul dari bagian mesin dan membakar mobil. Ada sekitar Rp 4 miliar uang di dalamnya terbakar," ujar Surya kepada wartawan. Ia juga menyebutkan bahwa jumlah uang yang habis terbakar belum bisa diketahui secara pasti karena belum dilakukan penghitungan.

Surya bersama anggota polisi pengawal, Brigpol Verdi (32), berangkat dari Polewali Mandar menuju Majene pada pagi hari. Sebelum kejadian, mereka sempat mengisi bahan bakar di salah satu SPBU di jalur poros Majene–Mamuju. Tak lama setelah itu, Brigpol Verdi mencium bau gosong dari dalam kabin.

Ketika mobil melintas di Desa Bala, Kecamatan Balanipa, tiba-tiba muncul api dari bawah jok pengemudi. Surya langsung mengambil tindakan dengan memarkir mobil di pinggir jalan dan keluar secepat mungkin. Keduanya berhasil menyelamatkan diri, tetapi api cepat merambat ke seluruh bagian kendaraan, termasuk tempat penyimpanan uang tunai.

"Kalau uang yang kita bawa itu ada Rp 4,6 miliar, tapi kita belum menghitung jumlah keseluruhan yang habis terbakar," tambah Surya. Hingga saat ini, pihak bank maupun perusahaan logistik Swadaya Sarana Informatika (SSI) belum memberikan pernyataan resmi mengenai jumlah uang yang berhasil diselamatkan.

Petugas Pemadam Kebakaran Polewali Mandar segera tiba di lokasi setelah menerima laporan. Mereka berhasil memadamkan api setelah beberapa waktu. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini.

“Kami memastikan tidak ada korban dalam peristiwa itu. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting kabel kendaraan,” ujar perwakilan Damkar Polewali Mandar dalam keterangan tertulis di akun Instagram resmi mereka, @damkar_polman.

Kepala Pemadam Kebakaran Polewali Mandar, Imran, menjelaskan bahwa kebakaran dipicu oleh korsleting listrik pada kabel yang berada di dekat aki mobil. Api kemudian merambat dan membakar bahan bakar kendaraan sehingga menyulut percikan api hingga melahap seluruh bagian mobil, termasuk brankas penyimpanan uang tunai.


Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran terhadap keamanan transportasi uang antar daerah. Selain itu, insiden ini juga menjadi peringatan bagi perusahaan logistik dan bank untuk meningkatkan langkah-langkah pencegahan kebakaran.

Hingga saat ini, pihak terkait masih melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran dan kerugian yang dialami. Namun, satu hal yang pasti, kejadian ini akan menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak yang terlibat dalam pengangkutan uang tunai.